BREAKING NEWS

Diduga Abaikan Permohonan Kerja Sama Media, Lapas IIA Jember Disorot Tajam: Pesan Ditarik, Kontak Wartawan Diblokir

Jember – LIBASCOMUNITY.COM Selasa, 10 Februari 2026 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember menjadi sorotan setelah diduga mengabaikan permohonan kerja sama resmi yang diajukan Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) bersama media mitra MMI TV, Bhayangkara.id, dan Kawan Jari. Alih-alih mendapat kejelasan, pihak pemohon justru mengaku mengalami penarikan pesan dan pemblokiran kontak.

Klarifikasi terbuka ini disampaikan langsung oleh Ketua Tim Intelijen & Investigasi DPP GWI, Rasyidi, CPM, CLOP, yang akrab disapa Didik Castielo. Ia menjelaskan bahwa surat permohonan kerja sama media telah disampaikan secara resmi pada 14 Januari 2026 ke Lapas Kelas IIA Jember.
“Karena saat itu Kalapas sedang sibuk, surat kami diterima oleh salah satu pegawai Lapas bernama Agung Cahyono. Yang bersangkutan menyampaikan akan menghubungi kami setelah ada jawaban dari Kalapas,” ungkap Didik.

Namun hingga hampir satu bulan berlalu, tepatnya sampai 10 Februari 2026, pihak GWI mengaku tidak menerima jawaban maupun penjelasan resmi. Merasa perlu kepastian, Didik kemudian kembali menghubungi melalui pesan singkat untuk menanyakan perkembangan permohonan tersebut.

“Jawaban yang kami terima sangat singkat, hanya berbunyi ‘Bapak tidak berkenan’. Atas jawaban itu, kami langsung melakukan tangkapan layar sebagai bukti otentik bahwa permohonan kerja sama tersebut ditolak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Didik mengaku telah menyampaikan bahwa bukti percakapan tersebut akan dijadikan dokumen pendukung untuk dilaporkan kepada Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham RI.

Namun situasi justru berkembang janggal. Setelah penyampaian tersebut, pesan percakapan diduga ditarik kembali dan nomor kontak Didik disebut-sebut langsung diblokir.

“Kami mempertanyakan, apakah jawaban singkat itu benar mencerminkan sikap resmi Kalapas? Dan apakah bentuk pelayanan serta komunikasi kepada insan pers memang seperti ini?” tandas Didik dengan nada tegas.

GWI menegaskan bahwa permohonan yang diajukan murni merupakan kerja sama publikasi dan dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik, bukan bentuk intervensi, tekanan, ataupun upaya negatif terhadap institusi pemasyarakatan.

Pihak GWI berharap Lapas Kelas IIA Jember dapat memberikan klarifikasi resmi agar polemik ini tidak berkembang liar di ruang publik dan mencederai semangat transparansi.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Lapas Kelas IIA Jember belum memberikan keterangan maupun tanggapan resmi.

Tim Redaksi 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar