BREAKING NEWS

Adu Banteng Berdarah di Cerme: Satu Pengendara Tewas, Lawan Diduga Kabur dari Tanggung Jawab

GRESIKLIBASCOMUNITY.COM  |
Insiden kecelakaan maut kembali mewarnai wilayah hukum Polsek Cerme, Polres Gresik. Sebuah kecelakaan "adu banteng" yang melibatkan dua unit sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Peristiwa memilukan ini mengakibatkan satu nyawa melayang di tempat kejadian perkara (TKP).

Kronologi Kejadian
​Berdasarkan data yang dihimpun tim redaksi, korban diketahui bernama Purnandi Effendi (28), seorang pemuda asal Desa Banter, Kecamatan Benjeng. Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor Honda BeAT dengan nomor polisi AG 6754 VBY.

​Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika kedua kendaraan melaju dari arah yang berlawanan dengan kecepatan cukup tinggi.

​"Kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kecepatan tinggi, benturan keras atau adu banteng tidak dapat terhindarkan," ungkap AKP Taufan.

​Akibat benturan hebat tersebut, Purnandi Effendi mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Ironisnya, pengendara motor yang menjadi lawan tabrakan korban dilaporkan langsung memacu kendaraannya dan kabur meninggalkan lokasi, seolah lepas dari tanggung jawab.

​Petugas Kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan langkah-langkah cepat:
• ​Evakuasi Korban: Jenazah korban langsung dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk penanganan lebih lanjut.
• ​Olah TKP: Petugas telah mengamankan barang bukti kendaraan milik korban dan mencari keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi.
• ​Pengejaran Pelaku: Identitas pengendara yang kabur hingga kini masih dalam proses penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.

Himbauan Kamtibmas
​Jalur di Desa Kandangan memang dikenal sebagai titik rawan laka lantas. Atas kejadian ini, AKP Taufan Arif Nugroho memberikan peringatan keras kepada masyarakat pengguna jalan.

​"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu waspada dan tidak memacu kendaraan melampaui batas kecepatan, terutama di jalur-jalur rawan. Keselamatan adalah prioritas utama," tegasnya.
​Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih berupaya melacak keberadaan pengendara misterius yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.

Pewarta: Cak Pri
Editor: Redaksi 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar