Polsek Tulungagung Kota Redam Ketegangan Antarpihak Melalui Mediasi Perselisihan Medsos
Tulungagung || LIBASCOMUNITY.COM -
Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Tulungagung Kota berhasil memfasilitasi mediasi terkait kasus kesalahpahaman yang dipicu oleh unggahan video di media sosial. Langkah ini diambil untuk mencegah gesekan lebih lanjut, mengingat video tersebut menyangkut atribut salah satu perguruan pencak silat.
Kegiatan mediasi berlangsung kondusif di Mapolsek Tulungagung Kota pada Selasa malam (05/05/2026). Pertemuan tersebut menghadirkan kedua belah pihak yang berselisih dengan disaksikan langsung oleh pengurus Paguyuban Pencak Silat Kecamatan Tulungagung.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Tulungagung Kota, KOMPOL Puji Hartanto, menjelaskan bahwa insiden bermula pada Senin malam di kawasan Bundaran Tugu Kartini, Alun-Alun Tulungagung. Saat itu, pihak berinisial R sedang berada di lokasi bersama seorang rekannya.
"Terjadi kesalahpahaman yang dipicu tindakan saling curiga hingga berujung pada cekcok mulut di lokasi kejadian," ungkap KOMPOL Puji Hartanto.
Berdasarkan hasil klarifikasi, diketahui bahwa pihak lain yang terlibat, yakni pria berinisial S, saat itu sedang di bawah pengaruh minuman beralkohol sehingga tindakannya menjadi tidak terkontrol. Di sisi lain, pihak R merekam dan mengunggah video kejadian tersebut ke media sosial dengan maksud mencari penyelesaian atas perselisihan yang dialaminya.
Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Permasalahan menjadi sensitif karena dalam video yang beredar, tampak atribut berlogo salah satu perguruan pencak silat. Hal ini memicu gelombang komentar negatif di dunia maya yang berpotensi memprovokasi massa dan menciptakan konflik baru.
Namun, melalui mediasi yang dilakukan kepolisian, kedua belah pihak akhirnya menyadari kesalahan masing-masing dan sepakat untuk berdamai.
Surat Pernyataan: Kedua pihak telah menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Penghapusan Konten: Pihak pengunggah telah menghapus video terkait guna meredam polemik dan menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.
Komitmen Damai: Permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan tanpa tuntutan hukum lebih lanjut.
Imbauan Kamtibmas
Menutup keterangannya, Kapolsek Tulungagung Kota mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan dewasa dalam bermedia sosial. Ia menekankan pentingnya kroscek informasi agar tidak mudah terpancing emosi yang dapat mengganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
"Kami harap masyarakat tidak mudah terprovokasi. Mari jaga marwah persaudaraan dan stabilitas keamanan di wilayah Tulungagung," pungkasnya.
kontributor: Gtt
Editor: Redaksi
